Harga lokal akan segera diumumkan, harap ditunggu!
Tahu
+86 021 5155-0306
bahasa:  

[Analisis SMM] Antusiasme Spekulatif Pasar Melonjak, Kontrak Nikel BEI Beragam Tembus Limit-Up Semalam

  • Jan 07, 2026, at 10:56 am

Pada sesi malam tanggal 6 Januari 2026, beberapa kontrak nikel SHFE mencapai batas atas, dengan kontrak nikel SHFE yang paling banyak diperdagangkan (2602) ditutup naik di 147.720 yuan/ton, sementara kontrak nikel LME 3M naik ke posisi tertinggi harian sebesar $18.785/ton. Perubahan mendadak dalam hubungan AS-Venezuela baru-baru ini memicu kekhawatiran tentang stabilitas pasokan sumber daya global, mendorong kenaikan signifikan pada logam mulia safe-haven seperti emas dan perak, dengan sentimen pasar dengan cepat menyebar ke sektor logam non-ferrous. Di tengah ekspektasi sebelumnya akan kebijakan pengetatan pasokan di Indonesia dan reli logam non-ferrous yang digerakkan sentimen, dana spekulatif membanjiri kontrak berjangka nikel, mendorong posisi terbuka tertimbang nikel SHFE di atas 370.000 lot.

Di sisi spot, pada tanggal 7 Januari, harga nikel rafinasi #1 SMM berkisar antara 144.300 hingga 156.000 yuan/ton, dengan harga rata-rata 150.150 yuan/ton, naik 6.700 yuan/ton dari hari perdagangan sebelumnya. Kisaran kuotasi premium spot utama untuk nikel rafinasi #1 Jinchuan adalah 8.500-10.000 yuan/ton, dengan premium rata-rata 9.250 yuan/ton, naik 500 yuan/ton dari hari sebelumnya. Kisaran kuotasi premium dan diskon spot untuk merek nikel elektrodeposisi domestik utama adalah -200 hingga 300 yuan/ton. Namun, aktivitas transaksi spot aktual tetap lemah, karena harga nikel yang tinggi menimbulkan tantangan signifikan bagi pengguna hilir, yang penerimaannya terhadap lempeng nikel berharga tinggi terbatas.

Di sisi inventaris, inventaris nikel LME terbaru berada di 255.000 ton, sementara inventaris sosial nikel rafinasi SMM sekitar 59.000 ton, dengan inventaris terus meningkat baru-baru ini. Di tengah kenaikan tajam harga nikel, pelebur menunjukkan keinginan kuat untuk meningkatkan produksi; output nikel rafinasi SMM pada Desember meningkat 22% secara bulanan dan diperkirakan naik lagi 18% secara bulanan pada Januari. Dengan tidak adanya perbaikan dalam permintaan hilir, ada potensi penumpukan inventaris yang signifikan ke depan. Dalam jangka pendek, perhatian ketat harus diberikan pada implementasi aktual persetujuan kuota Indonesia. Pertarungan antara "ekspektasi pengetatan" dan "surplus aktual" dalam harga nikel akan semakin intensif.

  • Berita Pilihan
  • Nikel
Obrolan langsung melalui WhatsApp
Bantu kami mengetahui pendapat Anda.