Shanghai (Gasgoo)- Pada 12 Oktober waktu setempat, XPENG AEROHT, penyedia solusi mobilitas ketinggian rendah berbasis Asia yang berafiliasi dengan XPENG, menyelenggarakan pameran internasional pertama "Land Aircraft Carrier" di Dubai。 Dalam acara tersebut, mobil terbang menyelesaikan demonstrasi penerbangan publik pertama dengan pilot di luar China, menandai masuknya resmi perusahaan ke panggung global。
Pada peluncuran, XPENG AEROHT memperkenalkan merek internasional barunya "ARIDGE," bersama logo yang terinspirasi oleh karakter China "飞。" Perusahaan juga mengumumkan penyelesaian pabrik manufaktur canggih untuk mobil terbang di Guangzhou pada akhir September, mempersiapkan produksi massal dan pengiriman "Land Aircraft Carrier" pada 2026。
Sorotan utama acara adalah penandatanganan perjanjian pembelian XPENG AEROHT dengan Ali & Sons Group (UEA), Almana Group (Qatar), AlSayer Group (Kuwait), dan Kamar Dagang Umum China UEA untuk 600 unit "Land Aircraft Carrier。" Ini merupakan pesanan borongan terbesar untuk mobil terbang di pasar luar negeri hingga saat ini dan membentuk pijakan penting bagi perusahaan di Timur Tengah。
Demonstrasi menandai debut publik "Land Aircraft Carrier" di Timur Tengah。 Seorang pilot lepas landas dari helipad dan memandu wahana menuju garis pantai Teluk Persia, berputar di atas air sebelum mendarat dengan mulus。 Kokpit cerdas mendukung mode mengemudi manual dan otonom。 Acara juga menampilkan demonstrasi langsung pelepasan dan penyambungan otomatis kendaraan antara modul darat dan udaranya。 Operasi penerbangan diizinkan setelah tinjauan mendetail oleh Otoritas Penerbangan Sipil Umum UEA dan Otoritas Penerbangan Sipil Dubai。
XPENG AEROHT juga memamerkan prototipe mobil terbang hibrida generasi berikutnya, A868, yang dirancang untuk perjalanan jarak jauh dengan daya tahan penerbangan melebihi 500 km dan kecepatan tertinggi lebih dari 360 km/jam。 Model ini diharapkan melakukan debut domestik di Guangzhou November ini。 Sebagai bagian dari strategi pengembangan "tiga langkah" perusahaan, A868 menargetkan skenario mobilitas jarak jauh, melengkapi "Land Aircraft Carrier" untuk membentuk ekosistem diversifikasi untuk transportasi ketinggian rendah。
Merek baru "ARIDGE"—berasal dari kata "Air" dan "Bridge"—melambangkan ambisi perusahaan untuk menjadi jembatan yang menghubungkan langit dan darat, mencerminkan visi XPENG AEROHT menjadi pemimpin global dalam mobilitas ketinggian rendah. Logo, terinspirasi dari karakter Tionghoa "飞" (terbang), menggunakan abstraksi geometris untuk mengekspresikan pergerakan ruang vertikal dan inovasi teknologi. Ini mewujudkan misi perusahaan untuk "membuat terbang lebih bebas" dan akan muncul pada model produksi masa depan "Land Aircraft Carrier."
Basis manufaktur Guangzhou yang baru diselesaikan merupakan fasilitas produksi mobil terbang skala besar pertama di dunia yang dibangun dengan lini perakitan bergaya otomotif modern. Dengan kapasitas tahunan hingga 10,000 unit, pabrik ini menggabungkan presisi tingkat kedirgantaraan dengan efisiensi otomotif. Setelah beroperasi pada 2026, fasilitas ini akan mampu memproduksi satu pesawat setiap 30 menit, meletakkan dasar untuk komersialisasi pasar massal.
Melalui kemitraan dengan distributor dan grup bisnis terkemuka di kawasan Teluk, XPENG berencana memajukan sertifikasi regulasi, saluran penjualan, dan kasus penggunaan lokal untuk mobil terbang. Dengan lebih dari 7,000 unit pra-pemesanan yang telah diperoleh secara global, perusahaan memperkuat kehadiran strategisnya sambil mempersiapkan penskalaan operasi di pasar internasional.
Menurut laporan Boston Consulting Group, pasar eVTOL (lepas landas dan mendarat vertikal listrik) berawak global diperkirakan mencapai US$225 miliar pada 2040, dengan Timur Tengah menyumbang sekitar US$11,7 miliar. eVTOL penggunaan pribadi diproyeksikan mencakup hampir 85% pasar tersebut. Dengan lingkungan regulasi yang progresif, basis industri yang kuat, dan keterbukaan terhadap mobilitas futuristik, kawasan ini menjadi frontier yang menjanjikan bagi XPENG AEROHT, yang bertujuan memasuki pasar Timur Tengah secara resmi paling cepat 2027.



