Harga lokal akan segera diumumkan, harap ditunggu!
Tahu
+86 021 5155-0306
bahasa:  

DRC memutuskan untuk memperpanjang kuota ekspor kobalt 2025 hingga kuartal pertama 2026.

  • Jan 01, 2026, at 7:19 pm

Baru-baru ini, Badan Pengaturan dan Pengendalian Mineral Strategis (ARECOMS) RDK menerbitkan Dokumen No. 2025/006, yang akan memperpanjang kuota ekspor kobalt untuk Kuartal IV 2025 hingga akhir Maret. Isi spesifiknya adalah sebagai berikut:
Pengumuman No. 2025/006

Perihal Perpanjangan Kuota Ekspor Kobalt yang Dialokasikan dari 16 Oktober 2025 hingga 31 Desember 2025 ke Kuartal I 2026.

Badan Pengaturan dan Pengendalian Mineral Strategis (ARECOMS) memberitahukan kepada para operator pertambangan terkait dan departemen administrasi publik bahwa kuota ekspor kobalt yang semula dialokasikan untuk periode 16 Oktober 2025 hingga 31 Desember 2025, akan diperpanjang secara khusus hingga 31 Maret 2026, dan tetap berlaku dalam periode ini.

Mengenai Perpanjangan Kuota yang Dialokasikan dari 16 Oktober 2025 hingga 31 Desember 2025:

  • Kuota yang secara resmi diberitahukan kepada operator pada tahun 2025 tetap berlaku;
  • Masa pelaksanaannya disetujui untuk diperpanjang hingga 31 Maret 2026;
  • Operator terkait harus mematuhi Surat Edaran Bersama No. 003/CAB.MIN/MINES/2025 dan No. 002/CAB.MIN/FINANCES/2025 tertanggal 26 November 2025, yang menetapkan aturan pelaksanaan terkait untuk prosedur pertambangan kobalt.

Setiap permohonan untuk memodifikasi kuota yang dialokasikan akan ditinjau sesuai dengan prosedur yang ditentukan dalam Keputusan No. 005/ARECOMS/2025 tertanggal 10 Oktober 2025.

Pengulangan Langkah-Langkah Penalty: ARECOMS berhak mencabut kuota yang awalnya diperoleh oleh perusahaan mana pun jika:

a. Memproses scrap pertambangan dan/atau konsentrat dari pihak ketiga, atau bijih dari sumber artisanal, kecuali untuk Perusahaan Kobalt Umum dan Perusahaan Tumpukan Scrap Lubumbashi, yang diizinkan memproses produk tersebut di bawah kuota ekspor mereka sendiri;

b. Mengalihkan kuotanya kepada perusahaan lain;

c. Gagal mengekspor jumlah yang dialokasikan oleh kuota;

d. Tidak mematuhi hukum dan peraturan yang berlaku.

Langkah-langkah di atas mulai berlaku efektif pada 1 Januari 2026.

Dikeluarkan di Kinshasa, 28 Desember 2025.

Dampak kebijakan ini: Di satu sisi, kebijakan ini memperjelas bahwa kuota yang tidak diekspor tahun ini karena masalah prosedur dapat diperpanjang paling lambat hingga akhir Maret tahun depan, meredakan kekhawatiran pasar tentang hilangnya langsung kuota-kuota tersebut. Namun, mengingat waktu pemrosesan ekspor di masa depan dan siklus transportasi yang panjang antara RDK dan Tiongkok, kuota 2025 hanya akan tiba secara bertahap di pelabuhan sekitar Maret–April 2026 paling awal. Pasar kobalt Tiongkok masih akan menghadapi pasokan bahan baku yang relatif ketat pada Kuartal I tahun depan.

 

Tim Riset Energi Baru SMM

Wang Cong 021-51666838

Ma Rui 021-51595780

Feng Disheng 021-51666714

Lu Yanlin 021-20707875

Xiao Wenhao 021-51666872

Wang Zhaoyu 021-51666827

Zhang Haohan 021-51666752

Wang Zihan 021-51666914

Wang Jie 021-51595902

Xu Yang 021-51666760

Yang Lianting 021-51595835

  • Berita Pilihan
  • Kobalt & Litium
Obrolan langsung melalui WhatsApp
Bantu kami mengetahui pendapat Anda.