Harga lokal akan segera diumumkan, harap ditunggu!
Tahu
+86 021 5155-0306
bahasa:  

Kebijakan Royalti Produk Nikel Indonesia Akhirnya Diterapkan, Menjelaskan Perubahan Progresif dalam Tarif Pajak

  • Apr 16, 2025, at 3:07 pm
Pada 11 April 2025, Presiden Indonesia secara resmi menandatangani kebijakan baru terkait produk nikel yang akan berlaku mulai 26 April. Kebijakan ini utamanya menyesuaikan royalti untuk bijih nikel, matte nikel, NPI, dan produk feronikel, dengan royalti untuk setiap produk nikel akan disesuaikan secara dinamis berdasarkan harga patokan HMA. Tarif pajak untuk bijih nikel disesuaikan dari 10% tetap menjadi 14%-19%, tarif pajak untuk matte nikel disesuaikan dari 2% menjadi 3,5%-5,5%, tarif pajak untuk feronikel disesuaikan dari 2% tetap menjadi 4%-6%, dan tarif pajak untuk NPI disesuaikan dari 5% tetap menjadi 5%-7%.
Presiden Indonesia secara resmi menandatangani kebijakan baru terkait produk nikel pada 11 April 2025, yang akan berlaku mulai 26 April 2025. Kebijakan ini utamanya menyesuaikan royalti untuk bijih nikel, matte nikel, NPI, dan produk feronikel, dengan royalti setiap produk nikel disesuaikan secara dinamis berdasarkan harga patokan HMA. Tarif pajak bijih nikel disesuaikan dari 10% tetap menjadi 14%-19%, tarif pajak matte nikel dari 2% menjadi 3,5%-5,5%, tarif pajak feronikel dari 2% tetap menjadi 4%-6%, dan tarif pajak NPI dari 5% tetap menjadi 5%-7%. Perubahan rinci dalam tarif pajak baru dibandingkan tarif asli ditunjukkan dalam gambar di bawah. Menurut kebijakan baru, tarif pajak menunjukkan dua karakteristik utama: kenaikan secara keseluruhan dan eskalasi bertingkat. Misalnya, untuk bijih nikel, ketika harga HMA di bawah $18.000/mt (konten logam), tarif pajak bijih nikel adalah 14%, dan ketika harga HMA melebihi $31.000/mt (konten logam), tarif pajaknya 19%. Namun, berdasarkan tren historis harga HMA, harga HMA sebagian besar berfluktuasi sekitar $18.000/mt (konten logam). Oleh karena itu, menurut analisis SMM, rentang tarif pajak setelah implementasi kebijakan ini akan sebagian besar berfluktuasi antara tingkat pertama dan kedua. Untuk dampak lebih lanjut setelah implementasi kebijakan, silakan terus ikuti SMM.
  • Berita Pilihan
  • Nikel
Obrolan langsung melalui WhatsApp
Bantu kami mengetahui pendapat Anda.