Para Pengguna SMM yang Terhormat,
Indonesia merupakan salah satu wilayah penghasil bijih nikel utama di dunia, dengan bijih nikel laterit saprolit yang banyak digunakan sebagai bahan baku produksi nikel pig iron (NPI). Perbedaan kadar nikel, kadar air, kadar besi, dan rasio S/M dapat memengaruhi nilai transaksi dan keekonomian peleburan bijih nikel secara signifikan.
Untuk semakin meningkatkan transparansi di pasar bijih nikel domestik Indonesia dan memberikan referensi harga yang lebih representatif untuk spesifikasi bijih yang aktif diperdagangkan, SMM meluncurkan titik harga baru untuk bijih nikel laterit saprolit 1,3% domestik Indonesia yang dikirim ke pelabuhan tujuan.
Titik harga baru ini berfokus pada bijih saprolit nikel 1,3%, dengan kadar air sekitar 35%, rasio S/M 1,8–2,5, dan kadar Fe maksimal 25%. Penilaian ini mencerminkan harga transaksi bijih nikel domestik Indonesia yang dikirim ke pelabuhan tujuan dan dimaksudkan untuk memberikan referensi yang andal bagi pengadaan bijih domestik, negosiasi harga, dan analisis biaya.
Titik harga baru ini akan melengkapi penilaian bijih nikel SMM yang sudah ada dan semakin memperluas cakupan SMM terhadap pasar bijih nikel domestik Indonesia.
I. Nama Data
SMM: Bijih Nikel Laterit Indonesia 1,3% (Saprolit) Dikirim ke Pelabuhan Tujuan Indonesia: Harga Harian
II. Rincian Titik Harga
Titik Harga: Bijih Nikel Laterit Saprolit 1,3% Domestik Indonesia SMM Dikirim ke Pelabuhan Tujuan
- Produk: Bijih Nikel Laterit Indonesia 1,3% (Saprolit) SMM Dikirim ke Pelabuhan Tujuan Indonesia
- Standar Kualitas: Ni 1,3%, kadar air 35%, rasio S/M 1,8–2,5, Fe maksimal 25%
- Definisi: Dikirim ke pelabuhan utama Indonesia
- Satuan: USD/ton metrik
- Volume Transaksi Minimum: Minimal 7.500 wmt
- Ketentuan Pembayaran: L/C/TT saat penyerahan dalam USD, ketentuan pembayaran lain dinormalisasi
- Frekuensi Pembaruan: Harian
- Waktu Pengumpulan Data: 09.00–11.00 Waktu Jakarta
- Waktu Publikasi: 11.00 Waktu Jakarta pada hari kerja
Penilaian baru ini dirancang untuk memberikan referensi yang transparan dan representatif bagi transaksi bijih nikel laterit saprolit 1,3% domestik Indonesia. Dengan berfokus pada transaksi yang dikirim ke pelabuhan dan menstandarkan ketentuan komersial utama, titik harga ini dapat lebih mencerminkan kondisi pasar domestik yang berlaku dan mendukung perbandingan biaya pengadaan bijih serta keekonomian peleburan.
SMM menyambut masukan dan saran dari pelaku pasar terkait titik harga baru ini.
Jika Anda memiliki pertanyaan, jangan ragu untuk menghubungi kami
Tim Riset Nikel SMM
11 September 2026